Tampilkan postingan dengan label IIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IIP. Tampilkan semua postingan

Seperti biasa setelah makan Adik Haisya main-main dulu. Ketika makan dia lebih suka sambil pegang sendok dan mangkok sendiri dan sebenarnya dia lebih suka juga makan sendiri jadi kadang-kadang Bunda memberikan sendok dan mangkok makan. Sambil makan biasanya Bunda memberikan lauk atau nasi diatas piring dan sendok yang Haisya pegang. Ajaibnya ketima dia tutp mulut disuapin, dia lebih suka menyuapi dirinya sendiri (makan sendiri) dengan mekanan yang ada di sendoknya.

Setiap hari Adik Haisya selalu penasaran dengan berbagai jenis makanan. Jadi kalau makanannya hanya itu2 saja, dia biasanya cepat bosan. Dan dia juga tidak suka makanan yang terlalu hambar apalagi terlalu menyengat baunya. Jika kita sebagai orang dewasa suka dia pasti juga suka. Kalau kita sebagai orang dewasa ini tidak suka dia juga pasti tidak suka. Ya iyalah baikan juga manusia buibu pakbapak heheheh.

Pernah ya.. Bunda masak makanan yang disitu Bunda Banyakin Prohenya dari Ikan laut. Niatnya sih.. Biar banyak protein ya dan untuk memboost BB Haisya yang lumayan iriit banget naiknya.

Ekspresi awal ketika disuapin mengkirik (bahasa jawa nya gitu, bahasa Indonya apa ya?). Ekspresi kedua ketika Makanan sudah sampai mulut, dia lepeh-lepeh gitu aja. Oke Bunda coba lagi, ternyata dia udah gak mau. Sebelum makanan masuk mulut, dia sudah mengkirik dan menghindar duluan.

Setelah Ayah dan Bunda merasakannya wow ternyata memang rada aneh nih masakan Bunda. Terlalu banyak ikannya dan baunya terlalu tajam juga. Hmm.. Maafkan Bunda nak, baiklah besok Bunda masakin lagi ya.. InsyaAllah lebih enak. Harap maklum ini Bunda juga masih uji coba resep2 MPASI buat si princess jadi kadang ada trial errornya eheheh.

Jurnal Kegiatan
Hari / Tanggal: Sabtu, 30 Maret 2019
Lokasi: Home Sweet Home
Kategori  : Spontan
Ekspresi Anak: sebal, berpikir, biasa
Fitrah yg Berkembang: Fitrah pengetahuan
Poin Pembelajaran : Sikap, Pengetahuan, Keterampilan

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Seperti biasa setelah makan Adik Haisya main-main dulu. Ketika makan dia lebih suka sambil pegang sendok dan mangkok sendiri dan sebenarnya dia lebih suka juga makan sendiri jadi kadang-kadang Bunda memberikan sendok dan mangkok makan. Sambil makan biasanya Bunda memberikan lauk atau nasi diatas piring dan sendok yang Haisya pegang. Ajaibnya ketima dia tutp mulut disuapin, dia lebih suka menyuapi dirinya sendiri (makan sendiri) dengan mekanan yang ada di sendoknya.

Setiap hari Adik Haisya selalu penasaran dengan berbagai jenis makanan. Jadi kalau makanannya hanya itu2 saja, dia biasanya cepat bosan. Dan dia juga tidak suka makanan yang terlalu hambar apalagi terlalu menyengat baunya. Jika kita sebagai orang dewasa suka dia pasti juga suka. Kalau kita sebagai orang dewasa ini tidak suka dia juga pasti tidak suka. Ya iyalah baikan juga manusia buibu pakbapak heheheh.

Pernah ya.. Bunda masak makanan yang disitu Bunda Banyakin Prohenya dari Ikan laut. Niatnya sih.. Biar banyak protein ya dan untuk memboost BB Haisya yang lumayan iriit banget naiknya.

Ekspresi awal ketika disuapin mengkirik (bahasa jawa nya gitu, bahasa Indonya apa ya?). Ekspresi kedua ketika Makanan sudah sampai mulut, dia lepeh-lepeh gitu aja. Oke Bunda coba lagi, ternyata dia udah gak mau. Sebelum makanan masuk mulut, dia sudah mengkirik dan menghindar duluan.

Setelah Ayah dan Bunda merasakannya wow ternyata memang rada aneh nih masakan Bunda. Terlalu banyak ikannya dan baunya terlalu tajam juga. Hmm.. Maafkan Bunda nak, baiklah besok Bunda masakin lagi ya.. InsyaAllah lebih enak. Harap maklum ini Bunda juga masih uji coba resep2 MPASI buat si princess jadi kadang ada trial errornya eheheh.

Jurnal Kegiatan
Hari / Tanggal: Sabtu, 30 Maret 2019
Lokasi: Home Sweet Home
Kategori  : Spontan
Ekspresi Anak: sebal, berpikir, biasa
Fitrah yg Berkembang: Fitrah pengetahuan
Poin Pembelajaran : Sikap, Pengetahuan, Keterampilan

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Bulan Desember ini Adek Haisya berusia lima bulan. Dia sudah bisa tengkurap dan angkat kepala tegak. Ketika dia lelah, dia langsung menaruh kepalanya. Sejak masih bayi Bunda sudah mengenalkan Adek haisya dengan benda-benda berbentuk buku tujuannya untuk menstimulus Adek agar suka membaca. Dari bayi Bunda sudah memberikannya buku musik dengan motif warna-warni untuk Haisya.  Selain warnanya yang color full bukunya juga bisa berbunyi loo kalau dipegang. Jadi dia sangat excited merabanya. 

Semakin bertambahnya umur, Bunda sering membacakan cerita dari majalah anak-anak dan memperlihatkan gambar untuknya. Dia sangat suka dibacakan cerita. Terlihat responnya dari yang semula rewel biasanya langsung diam sambil mencoba meraih majalah yang dibawa Bunda. Kemudian dicobanya untuk membolak balikannya dan memainkannya sendiri. Tentu saja untuk menyentuh majalah yang anak-anak yang berukuran besar ini harus selalu ada pengawasan ya Bund.. Karena ukurannya  yang super besar untuk seusianya dan rawan untuk disobek - sobek. Ketika tengkurap biasanya Bunda menaruh majalah di bawah kepalanya agar dia bisa melihat dengan sendir sehingga akan melatih motorik halusnya. 

VISUAL: Tertrik melihat berbagai macam warna 
AUDITORY:  mampu mendengarkan percakalan bunda 
KINESTETIK : mencoba meraih apa yang di depannya. Tengkurap dan angkat kepala. 

#harike5
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kuliahBunSayIIP

Dek Haisya antusias membaca
Masih terlihat antusias memperhatikan warna-warni majalah
Hari Jumat kemarin Ayah dapat tiga ekor anak ikan Mas dari pemancingan Betri di Ponorogo. Anak ikannya lucu-lucu rasanya tidak tega kalau harus melihat mereka di bungkus plastik bening seperti itu. Akhirnya Ayah meneruh mereka di mangkuk untuk dibawa pulang ke rumah Eyang.

Ketika weekend kami memang pulang ke rumah Yangtie dan Yangkung di desa. Tapi minggu ini kami pulang agak awal karena Bunda ada acara di dekat rumah eyang. Sambil mengajak Haisya, Ayah menempatkan baby fish itu di gelas air mineral agar tidak mati untuk dibawa pulang ke desa . Tapi ketika diperjalanan ternyata salah satu dari baby fish itu melompat keluar dan hilang. Jadi yang kita bawa tinggallah dua ekor babyfis lalu menaruhnya dalam wadah.

Keesokan harinya ketika kami lihat kembali ternyata tinggal seekor baby fish karena salah satu dari mereka melompat keluar. Hiks hiks tambah sedih deh. Dengan sigap Ayah bawa  baby fish yang tinggal seekor ini ke kolam ikan punya paman dan melepasnya dengan pelan.

"Hai ikan,kamu baik baik ya rumah barumu ini. Disini akan ada teman-teman barumu lagi", Ayah melepas ikan tersebut sambil mengajak ngobrol Haisya.
" Da.. Da.. Da.. Ikan..kapan-kapan dijenguk dek Haisya lagi ya.."

Dek Haisya sangat antusias melihat kolam ikan dan pemandangan sekitar. Dia terlihat ceria dan menggerak - gerakkan kakinya (istilah jawa nya "ginjalan").
Visual : antusias melihat alam sekitar seperti kolam, ikan, tumbuhan
Kinestetik:  antusias merespon apa yang dia sukai dengan menggerakkan badan.
Auditory: merespon pembicaraan dan suara-suara sekitar dengan gerakan.

Kolam Ikan





#harike4
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kuliahBunSayIIP
Ayah dan Haisya melepas Baby Fish ke rumah barunya
Kali ini Haisya mau main musik plastik. Video bisa klik di sini 
#Harike6
#Tantangan10Hari
#GameLevel2
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional

Akhirnya hari ini baby Haisya tinggal berdua lagi sama bunda karena sudah pulang dari rumah Yangtie. Iya kemarin-kemarin mamng kami sementara menginap di rumah yangtie karena bunda ada sesuatu yang harus diselesaikan. Biasanya kalau di rumah Haisya cuma berdua saja sama bunda. Ayah dari pagi sampai sore ada amanah di luar rumah.
Hari ini kami bermain menggunakan toples wafer. Permainan diberikan bunda agar adek Haisya belajar mandiri merespon suara-suara disekitar. 


Disini bun-bun menggunakan toples wafer dari bahan aluminium. Sehingga jika toples dipukul akan mengeluarkan suara. Usahakan Toples juga ada isinya jadi njika di goyangkan akan mengeluarkan suara. Sambil mengamati suara topples yang dipukul lembut maka akan merangsang indra pendengaran . Cara bermainya sangat mudah ya moms..
1.     biarkan bayi berbaring nyaman
2.    Letakkan topples wafer disampingnya dengan jarak kira-kira 20 cm
3.    Pukul dengan nada sedang topple wafer
4.    Ekspresikan dengan berbagai tiruan bunyi setiap kali toples digendangkan

"Haisya...main toples wafer yuuk...tuk tuk tuk"

"Haisya suka? iiih senyum-senyum..Haisya pengen wafer ya.."

Nanti ya sayang... Kalau sudah umur 1 Tahun lebih.. "

dari permainan ini anak , kita bisa mengetahui fitrsh keimanan, fitrah belajar, respon fisik dan respon emosi anak. Untuk lebih jelasnya bisa klik DAILY JOURNAL HAISYA

#Harike4
#Tantangan10Hari 
#GameLevel2 
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional




Begini ceritanya ,kemarin baby Haisya baru dapat hadiah dari tante Erika buku baby. Hmm...tentunya baby Haisya seneng banget donk...setiap hari Baby Haisya bermain menggunakan buku itu. Tidak hanya bisa dibaca tapi buku itu juga bisa mengeluarkan bunyi-bunyian seperti plastik. Jadi bun-bun dan baby Haisya menamai buku itu menjadi buku musik plastik. nah kesempatan ini tidak disia-siakan lagi oleh bun-bun. Bun-bun selalu mengajak baby haisya untuk berlatih kemandirian sejak dini. kali ini baby Haisya  belajar mandiri untuk merespon suara dan gerak-gerak di sekitar dengan respon suara, senyum dan tertawa. Untuk melakukan permainan ini baby Haisya dan bun-bun cukup menggunakan buku musik plastik. baby Haisya sambil berbaring santai di depan TV dan bun-bun tepat di depannya. 

Tujuan dari permainan ini adalah melatih kemandirian dalam merespon suara dan gerak di sekitarnya dengan tertawa dan bergumam. Bahan yang digunakan Buku musik baby.
Bun-bun memperlihatkan buku musik dan meremas-remasnya agar buku tersebut berbunyi. Kemudian bun-bun  berdialog dengan Haisya sambil membacakan buku, “ Halo Adek Haisya..ayuuukk kita baca buku..I can do anything, I can fly, I can swim, I can jump".

Baby Haisya tertawa oo eeek oo eeek dan langsung meraih buku sambil diremas-remasnya

“Waah MasyaAllah adek Haisya Hebat, langsung ikut menirukan bunda membaca”, puji bun-bun kepada Baby Haisya

Saat membuka buku halaman selanjutnya, Bun-bun memberikan tanda pada baby Haisya agar dapat berusaha membuka lembaran buku sendiri. Bagaimanakah respon baby Haisya selanjtnya?

Baby Haisya langsung tertarik untuk meraihnya karena di dalam buku tersebut ada plastik dan mengelurakan bunyi jika dipegang atau diremas. Baby Haisya juga tertarik dengan warna buku dan gambar-gambar binatang yang dominan cerah.  Respon Emosi dia merasa senang, antusias dan serius jika sudah memegang buku

Hmmm sepertinya bun-bun harus sering-sering bermain buku bersama baby Haisya nih untuk melatih kemandirian dalam merespon suara ,gerak dan untuk menanamkan kecintaannya pada membaca sejak dini. 

Daily Journal Haisya bisa klik disini

#Harike2
#Tantangan10Hari 
#GameLevel2 
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional




Tepat hari ini 5 Oktober 2018 baby Haisya berumur 3 bulan 2 hari. Sudah banyak yang bisa dia lakukan seperti mengeluarkan suara, merespon suara, merespon benda-benda bergerak, berguling ke kanan dan ke kiri, mengangkat kepala sedikit demi sedikit,  memegang benda-benda, merespon pembicaraan dengan senyum / tertawa, dan berteriak jika ditinggal sendiri atau jika tidak ada teman yang mengajaknya  dia ngobrol.

Seperti biasa setiap pagi dan sore baby Haisya mandi dengan Bunda. Maksudnya disini dimandiin Bunda hehehe. Biasanya bunda berselonjoran dan  meletakkan baby Haisya di atas pangkuan bunda agar kita bisa saling berpandangan dan bisa saling ngobrol bersama.
Bagaimanakah cara memandikan Haisya ala Bunda?
1. Mommy bisa berselonjoran dan meletakkan perlak dan bantal di atas pangkuan. Jangan lupa ya moms bantal diletakkan di bawah perlak agar tidak basah terkena air.
2. Letakkan baby di atas pangkuan yang sudah beralaskan perlak. Apakah boleh jika tidak paaki perlak? Tentu boleh donk moms..pemakaian perlak disini bertujuan agar baju bunda tidak basah kena air, pipis atau poop. 
3. Basahi baby dengan air hangat dan oleskan sabun di atas badannya.
4. Basahi kembali baby dengan sedikit air agar ketika dipindahkan ke dalam bak mandi tidak licin.
5. Letakkan baby ke dalam bak mandi yang sudah berisi air hangat kemudian basahi seluruh tubuh baby sambil main-main atau ngobrol. Jangan lupa tetap dipegangi ya moms karena baby umur 3 bulan belum bisa duduk dan belum bisa menegakkan lehernya dengan kuat.
6. Setelah selesai langsung pakaikan handuk dan bersiap untuk memakai kostum hari ini. 


Pada tahap ke-2 sampai tahap ke-4 kita bisa mengajak ngobrol baby sambil mengoleskan sabun di seluruh badannya. Tak lupa juga  pipi dan hidung kita pijat2 menggunakan air hangat. Jangan lupaTelinga juga ya moms. Usap badan, muka dan telinga seperlunya  dan pastikan semuanya benar-benar bersih.
Bunda: "MasyaAllah adek Haisya sudah besar, MasyaAllah Barakallah  tambah pintar. MasyaAllah, MasyaAllah",saya mengajak ngobrol sambil mengoleskan sabun di badannya dan memijat-mijat lembut pipinya.

Haisya: sambil tersenyum, ooo eeek, bergumam ceria.
Bunda: "bunda pijat - pijat pipi adek ya.. Agar tambah cabi, sini hidung juga biar tambah mancung".
Bunda: "MasyaAllah sekarang adek tambah pintar bercakap-cakap sama bunda ya.. Sini bunda oleskan sabun di badan adek biar bersih dan wangi. Tadi habis main main ya.. Sini bunda oleskan sabun di tangan dan kaki adek juga ya... Biar bersih dan harum".
Haisya: senyum-senyum dan menunjukkan keceriannya.

Melalui sentuhan dan percakapan ketika mandi, kita bisa mempekuat kelekatan si kecil dan membantu perkembangannya dalam emosional, kemandirian untuk merespon suara, merespon tatapan wajah  dengan tertawa, tersenyum atau bergumam.

Ps: Foto Asli tidak ditampilkan karena sedang mandi 😤


#Day1
#Tantangan10Hari 
#GameLevel2 
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian 
#InstitutIbuProfesional